Terobosan Baru AI dalam Dunia Medis, Mampu Deteksi Risiko Penyakit Jantung Lewat Pemindaian Mata
Daftar Isi
LONDON – Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kembali mencatatkan sejarah baru yang revolusioner, kali ini di sektor kesehatan siber dan medis. Sebuah tim peneliti internasional berhasil mengembangkan sistem algoritma AI canggih yang mampu memprediksi risiko serangan jantung seseorang di masa depan dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi, yaitu mencapai 70%. Hebatnya, deteksi dini ini tidak memerlukan tes darah, pembedahan, atau pemeriksaan fisik yang rumit, melainkan cukup melalui pemindaian gambar retina mata pasien yang berlangsung dalam hitungan detik.
Sistem AI ini bekerja dengan cara menganalisis jaringan pembuluh darah mikro di bagian belakang mata manusia yang sangat tipis dan sensitif. Pola kerusakan, kepadatan, atau penyempitan pada pembuluh darah retina tersebut rupanya memiliki keterkaitan erat dengan kondisi kesehatan jantung serta pembuluh darah utama secara keseluruhan.
Melalui proses pembelajaran mesin (machine learning), AI dapat membaca tanda-tanda peringatan dini yang sering kali terlewatkan oleh pemeriksaan medis konvensional.
Penemuan ini diharapkan dapat segera diintegrasikan ke dalam fasilitas kesehatan umum dan klinik-klinik kecil dalam beberapa tahun ke depan. Dengan adanya teknologi AI medis ini, proses pemeriksaan jantung dini yang biasanya memakan biaya sangat mahal dan waktu birokrasi rumah sakit yang lama, nantinya bisa diakses oleh masyarakat luas dengan jauh lebih cepat, murah, dan tanpa rasa sakit.
Posting Komentar