Penemuan Arkeologi Bawah Air Mengungkap Sisa-Sisa Kapal Karam "Jalur Sutra Laut" Abad ke-12
Penemuan Arkeologi Bawah Air Mengungkap Sisa-Sisa Kapal Karam "Jalur Sutra Laut" Abad ke-12
LAUT NATUNA – Tim arkeolog maritim nasional bekerja sama dengan peneliti internasional berhasil menemukan titik koordinat baru dari bangkai kapal kayu kuno yang diduga kuat berasal dari masa Dinasti Song (abad ke-12 hingga ke-13) di dasar perairan Laut Natuna. Penemuan berharga ini menjadi salah satu bukti paling autentik dan tidak terbantahkan mengenai jalur perdagangan internasional masa lalu yang dikenal sebagai "Jalur Sutra Laut", di mana wilayah perairan Nusantara terbukti menjadi titik transit dan urat nadi krusial bagi kapal-kapal dagang asing sejak zaman dahulu.
Di dalam lambung kapal yang telah tertimbun lumpur laut selama ratusan tahun tersebut, tim penyelamatan berhasil mengevakuasi ribuan artefak berharga yang kondisinya masih relatif utuh dan terawat. Artefak-artefak kuno yang ditemukan tersebut didominasi oleh keramik hijau gioklit yang bernilai tinggi, ratusan mangkuk porselen putih khas Tiongkok kuno, perhiasan, serta ribuan koin tembaga yang digunakan sebagai alat tukar resmi dalam transaksi lintas negara kala itu.
Ketua tim arkeologi menyatakan bahwa penemuan ini memiliki nilai sejarah yang sangat mahal bagi Indonesia. Eksplorasi ini tidak hanya sekedar mengumpulkan barang-barang antik, tetapi juga membuka tabir baru dan memperkaya data sejarah maritim dunia mengenai bagaimana interaksi budaya, diplomasi, dan roda ekonomi global antar-bangsa sudah terjalin sangat kuat serta damai sejak berabad-abad lalu di wilayah kedaulatan laut Indonesia.
Posting Komentar